Joget yang menjamur di berbagai acara tivi memang punya nama yang aneh-aneh. Namun, sebenarnya aneka macam joget tersebut berangkat dari dangdut yang memang identik dengan goyangan massal.
Tapi kenapa harus dangdut koplo yang dimunculkan di Yuk Keep Smile? Asisten produser YKS, Dodi Haryanto pun membeberkan alasannya.
"Ya itu salah satu ciri. Si dangdut koplo itu kan ada jeb-jeb ketukan gendangnya itu. Dan itu enak dibawain sama Caisar. Sesuai karakter joget Caisar yang banyak patah-patahnya," urai Dodi yang biasa disapa dengan nama Udjo saat ditemui detikHOT.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Total ada tujuh lagu dangdut termasuk lagu barat yang diaransemen dangdut koplo. Semula YKS hanya memainkan 'Buka Sitik Joss' yang memang booming semenjak bulan puasa kemarin mengingat acara ini pertama kali muncul pada Ramadan 2013 lalu.
"Awalnya kan mulainya dari pas sahur. Pas sahur terus kita harus bikin treatment beda, dari situ ada creative kita namanya Yanto, dia ngelihat bakat dari Ceisar yang kebetulan asisten Yadi Sembako di Show Imah. Dia sering goyang-goyang gitu dan goyangannya ngikutin irama jeb-jeban dangdutnya itu," kisah Udjo yang mencoba mengurai awal kisah sukses YKS.
"Sebetulnya dari dulu konsep ini udah sering dilakuin setiap ada kuis ada orang yang masuk. Tapi, ini karena dangdut lebih ngena ke masyarakat, lebih Indonesia gitu jadi lebih cepet diterima. Apalagi khas banget Caisar gerakannya. Makannya dari situ udah kita masukin unsur goyangan Caisar," bebernya lagi.
'Oplosan' yang tadinya hanya lagu pantura pun kini juga ngehits di YKS. Bahkan hingga mendapat protes dari Komisi Penyiaran Indonesia karena jogetnya dianggap ada unsur erotis. Lantas bagaimana tim YKS menyikapi protes tersebut?
(kmb/mmu)











































