"Karena kalau kita mau peduli lingkungan, orang cenderung terlihat kumuh. Gue pengen tetap peduli lingkungan, dan gue pengen tetap gaul," ujarnya saat ditemui usai acara 'Temu Pelopor Penataan Ruang' di Hotel Desa Wisata, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Jumat (8/11/2013).
Menurut Arumi, arti kumuh sendiri bukannya ke mana-mana harus jalan kaki ataupun irit dalam pemakaian air. Ia lebih menekan bagaimana cara mengefesiensi pemakaiannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perempuan 19 tahun itu belajar dari orangtuanya untuk peduli terhadap lingkungan. Kini, Arumi pun mulai sibuk dengan berbagai acara organisasi lingkungan hidup.
"Orang kayak gue pengen belajar. Acara ini yang motivasi gue buat ayo gerak. Acara kaya gini itu gue suka banget, bisa temukan orang-orang yang banyak orang di luar sana juga konsern dengan hal-hal seperti ini (peduli lingkungan), jadi bisa sharing," pungkas Arumi.
(mau/nu2)











































