Hal itu terjadi saat mantan Putri Indonesia itu melakoni syuting untuk film terbarunya 'Sagarmatha'. Bersama dengan bintang lainnya, Rangganie Puspandya, Nadine harus melakukan pelatihan mendaki gunung.
Naasnya, badai terjadi saat seluruh tim melakukan pendakian. Tujuh jam lamanya, Nadine yang baru pertama kali naik gunung tidak dapet menemukan tenda mereka ditambah dinginnya kabut gunung Merapi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat syuting pun, kejadian serupa kembali terjadi. Baiknya, tidak sampai terjadi badai.
"Di sana (Himalaya, Nepal) apa yang kita bawa ya itu yang dipakai syuting. Aku bawa carrier 29kg. Kita mandi di sungai, kadanga bisa mandi tapi cuma bisa 3 gayung," tutur perempuan cantik keturunan Jerman itu.
Bahkan sampai saat ini, Nadine Chandrawinta masih mendaptkan 'oleh-oleh' dari Himalaya.
Ini pengalaman pertama, saya sampai encok. Sampai sekarang masih sakit pinggang," tambahnya.
Hal serupa pun diceritakan oleh sang sutradara, Emil Heradi.
"Pas kembali dari Nepal ke India kita sudah tidak punya sepeserpun. Cuma ada tiga mie instan yang dimasak buat bareng-bareng. Tidur juga di stasiun," ujar Emil.
Film Indie bergenre road-movie ini mengambil tiga lokasi, Gunung Merapi, Yogyakarta, Kolkata (India) dan Kathmandu (Nepal).
Tertunda 3,5 tahun, 'Sagarmatha' akhirnya akan dirilis serentak pada tanggal 28 November 2013 mendatang. 'Sagarmatha' sendiri merupakan paggilan masyarakat Nepal untuk Puncak Everest.
(/)











































