Soal Renovasi Makam Uje, Keluarga Ingin Ada Pembicaraan dengan Pemprov DKI

Soal Renovasi Makam Uje, Keluarga Ingin Ada Pembicaraan dengan Pemprov DKI

Desi Puspasari - detikHot
Jumat, 27 Sep 2013 17:35 WIB
Soal Renovasi Makam Uje, Keluarga Ingin Ada Pembicaraan dengan Pemprov DKI
Jakarta - Kisruh perihal perubahan bangunan pada makam almarhum Uje terus bergulir. Keluarga besar almarhum menginginkan adanya pembicaraan panjang dengan Pemprov DKI yang terkait.

Keluarga besar almarhum Uje belum bisa menanggapi persoalan bentuk makam almarhum Uje yang dianggap melanggar Perda No. 3 tahun 2007. Sebab, ibunda Uje, Umi Tatu kini tengah menjalani ibadah haji. Sedangkan, kakak almarhum, Ustad Aswan Faisal sedang berada di luar kota.

"Kalau Ustad Aswan lagi keluar kota, Fajar Sidik ke Mekkah," ucap Agus, salah seorang kerabat dekat keluarga besar almarhum Uje saat dihubungi detikHOT, Jumat (27/9/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta Yonathan Pasodung mengatakan bahwa pihaknya telah mengirimkan surat kepada keluarga besar ustad yang diikenal gaul itu. Surat tersebut dibuat untuk menjelaskan peraturan pemakaman yang berlaku di DKI Jakarta.

"Kemarin saya sudah kirim surat ke pihak keluarga besar Ustad. Kita sampaikan bahwa ada aturan yang mengatur soal pemakaman itu. Nanti bagaimana respons dari keluarga, nanti kita akan lakukan sosialisasi, pertemuan, dan dialog. Insya allah dari hasil pertemuan itu, ada kesepahaman yang bisa dipahami," ungkap Yonathan kepada detikHOT.

Bentuk makam Uje memang tampak tak seragam dengan makam lainnya di TPU Karet Tengsin, Jakarta Pusat. Oleh karenanya, pihak Yonathan akan melakukan penyesuaian dengan makam lainnya yang ada di semua Taman Pemakaman Umum DKI Jakarta.

"Ya kalau itu memang harus ada pembicaraan panjang dengan keluarga nggak bisa main bongkar gitu aja. Coba hubungi Ustad Aswan," ucap Agus.

Namun, Ustad Aswan Faisal belum bisa dihubungi untuk dimintai tanggapannya, "Ustad lagi ceramah di Kaltim. Nanti saja ya kalau sudah sampai Jakarta. Takutnya ustad tidak fokus," ujar salah seorang anggota manajemen yang mendampingi Ustad Aswan.

(pus/mmu)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads