Wenda yang ditemui di restoran tersebut mengaku cukup tegang. Ia bahkan sempat merasa susah tidur.
"Deg-degan, aku susah tidur," akunya ditemui di Golden Leaf, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah seminggu, nggak boleh ketemu dulu. Terus nanti kalau pergi ke mana-mana ditanyain sama mama nggak boleh pergi jauh-jauh," ungkapnya.
Wenda juga menerangkan alasan mengapa dirinya memilih restoran untuk menggelar acara pertunangan. "Tadinya mau di rumah tapi nanti jalanan rumah macet daripada menggangu kita ngadain di sini aja."
"Lagipula ini temennya papi yang punya jadi kita ke sini saja," terangnya.
Wenda dan Ruben akan menikah di Bali akhir tahun ini. Namun jumlah tamu undangan di acara pertunangannya kali ini juga cukup banyak yakni 150 orang. Kenapa?
"Sekitar 150 orang itu saudara terdekat. Nanti takutnya pada nggak bisa ke Bali jadi ke sini aja," jelasnya.
Sedangkan untuk pemilihan hari ini dirasa tepat untuk menggelar lamaran. Hal itu dikarenakan pada Jumat ini, ibunda Wenda, Rosalina juga berulang tahun.
"Hari ini mami juga ulang tahun. Jadi milihnya pas hari ini. Tadinya bukan hari ini tapi nggak apa-apa sekalian pas mami ulang tahun," tandas Wenda.
Ibunda Wenda, Rosalina juga mengaku cukup bahagia dengan pertunangan putrinya. Ia merasa kebahagiannya makin lengkap karena pertunangan sang anak bertepatan dengan hari ulang tahunnya.
"Seneng banget ya. Bisa dibilang sebagai kado," timpal Rosalina.
(kmb/nu2)











































