Nuri mengatakan, saat dirinya memutuskan mantap untuk mengenakan jilbab, dirinya justru mendapat respon negatif di Twitter. Kata Nuri, dirinya justru dihujat oleh orang-orang di jejaring sosial tersebut.
"Banyak sekali kata-kata yang tidak pantas dilontarkan. Kata-kata yang tidak sewajarnya. Karena beberapa waktu belakangan setelah berhijab Nuri dikabarkan dengan berita-berita miring yang memang cuma gosip. Jadi, bahan beritanya tidak tahu aslinya," urainya kepada detikHOT.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kebetulan waktu itu, Nuri pulang umroh dan sepulangnya dari umroh Nuri berhijab, satu minggu selama Nuri baru memakai hijab, makian-makian itu selalu ada. Tapi Nuri percaya dengan ada yang bilang kalau selama 40 hari pulang umroh itu, malaikat masih selalu mengikuti kita. Insya Allah dengan Nuri nggak membalas tapi Nuri mencoba membalas dengan berdoa sama Allah," paparnya.
Setelah pulang umroh tersebut, Nuri memang semakin mantap untuk mengenakan jilbab. Ia juga menegaskan, keputusannya itu memang sudah didasari dengan niat yang kuat.
"Semua karena Allah. Kalau kita melakukan sesuatu nawaitu (niat) nya dari dalam hati, ikhlas, insya Allah akan baik. Memang saat Nuri berhijab dengan model yang luar biasa yang sytles saja. Tapi memang Nuri berjihib karena hidayah Allah kasih saat Nuri umroh saya memutuskan untuk sebagai anak yang berbakti dan mau menjadi anak yang luar biasa untuk orangtua," jelasnya.
(kmb/kmb)











































