"Momen saya untuk melakukan itu kapan? Saya ini keluarga yang berpendidikan. Nggak punya nyali untuk itu. Punya senjata pun juga nggak kok. Polisi dan taksi pun nggak ada yang bilang saya menodong dengan senjata api," tegas Didi di kediamannya di kawasan Jati Padang, Jakarta Selatan, Jumat (14/6/2013).
Didi memaparkan, saat usai kejadian dirinya langsung mengantarkan Jane ke rumah sakit karena mengeluh sakit pada bagian bahu. Karenanya ia tak tak ada waktu untuk melakukan hal-hal yang lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cucu presiden RI pertama, Soekarno itu juga menampik kabar dirinya melakukan tindak kekerasan terhadap pengemudi taksi Blue Bird yang menabrak mobil Mercy sang kekasih.
"Saya tampar atau menyentuh pun tidak," tekan Didi.
Didi justru heran dengan reaksi sopir taksi yang tak meminta maaf. Selain itu, pihak Didi juga menduga justru pihak perusahaan taksi sengaja memunculkan isu tersebut untuk lari dari masalah.
"Emang nggak ada (pistol). Malah berkembang ke penembakan. Kelihatan direkayasa ini," kata ibunda Didi, Rachmawati Soekarnoputri.
Lebih lanjut, Rachmawati juga memperkirakan, ada yang menunggangi perusahaan taksi agar bisa lepas dari masalah. "Terlalu dini kalau mau berdamai. Lalu ada isu penodongan, ya cuma mengalihkan alibi supaya pelaku ini 'dilindungi' dan membuat fokusnya jadi berubah. Nggak bisa itu. Zaman sekarang kok masih pakai backing-backing-an," tudingnya.
(kmb/mmu)











































