"Aku tuh termasuk beruntung, aku tak pernah di-bully in real life. Teman aku dari SD, SMP, SMA aku berteman sama semuanya termasuk cowok-cowok. Nggak ada tuh istilahnya yang aku diejek-ejek atau nggak yang benar-benar dijauhin sama satu angkatan misalnya kaya gitu," ujarnya saat ditemui di studio 'Bukan 4 Mata', Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (13/6/2013).
"Malah aku tuh disayang sama mereka. Bahkan, sama beberapa teman laki-laki aku, aku kayak dilindungi," lanjutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nah, mungkin orang-orang yang ngomongin kayak gitu, salah tanggap atau gimana, mungkin emang mereka nggak kenal aku. Jadi, mereka bisa ngomong seenaknya, atau menyimpulkan seenaknya," jelasnya.
Dena pun berterima kasih kepada orang-orang yang mengejeknya itu. Berkat mereka, sosoknya kini menjadi lebih dikenal.
"Karena mereka aku jadi muncul lagi ke permukaan," tandasnya.
(hkm/hkm)











































