"60 sampai 70, saat terjadi benturan saya ngerem. Jatuh di tempat, mungkin bentur ke aspal," ungkap Ari saat ditemui di Rumah Sakit Pusat Pertamina.
Kecelakaan itu terjadi ketika Ari hendak ke tempat gym di kawasan Senayan. Di perjalanan, ia melihat seorang kakek tengah menyebrangi jalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pada dasarnya saya mau belok kanan, satu arah. Klakson, tapi dia nggak nengok. Dia pendengarannya sudah rada susah. Saya ngerem tapi tak terhindari," kisahnya.
(nu2/nu2)











































