Foto yang ditampilkan di majalah yang akan terbit pada 27 Mei tersebut diambil sebelum bintang film 'Salt' itu menjalani operasi. Angelina menjalani operasi secara bertahap mulai Februari hingga April.
"The Angelina Effect, Angelina Jolie's double mastectomy puts geneting testing in the spotlight. What her choice reveals about calculating risk, cost and peace of mind," demikian tulis Time.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku memutuskan proaktif dan berusaha untuk meminimalisasikan risiko sebisa mungkin," ujar aktris yang kini berusia 37 tahun itu.
Angelina mengatakan, dirinya memiliki gen yang sangat riskan terkena kanker. Ibunda Angelina meninggal setelah sepuluh tahun berjuang melawan kanker yang dideritanya.
"Tapi sebenarnya aku memang membawa gen yang 'cacat', BRCA1, yang sangat berisiko terkena kanker payudara dan kanker ovarium," tuturnya.
(hkm/hkm)











































