'Girlband Lebih Aman Pelecehan Ketimbang Penyanyi Dangdut'

Pelecehan di Kalangan Artis

'Girlband Lebih Aman Pelecehan Ketimbang Penyanyi Dangdut'

Mauludi Rismoyo - detikHot
Senin, 15 Apr 2013 15:57 WIB
Girlband Lebih Aman Pelecehan Ketimbang Penyanyi Dangdut
ist
Jakarta - Bicara pelecehan seksual di atas panggung, ranah dangdut dinilai memang lebih rawan. Pengamat musik Bens Leo pun berpendapat demikian.

Ada yang menurutnya lebih 'aman' dari risiko pelecehan. Menurut Bens, girlband lebih aman dari tindak pelecehan. Meskipun, Cherrybelle pernah mengalami tindakan tersebut.

"Girlband atau idol group jauh lebih aman, karena segmennya memang beda. Kostum pun biar kelihatan seksi tapi tidak vulgar," jelas Bens kepada detikHOT, Senin (15/4/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nah, beberapa waktu lalu, idol group JKT48 digembar-gemborkan mengalami pelecehan saat tampil di acara 'Closing Ceremony Euro 2012' Polda Metro Jaya pada 2102 lalu.

Salah satu personelnya saat itu (kini sudah menjadi mantan), Cleo disebut-sebut telah dipegang bagian pahanya oleh penonton. Namun menurut center JKT48 Melody Nurramdhani, grupnya itu tak pernah mendapat perlakuan tak menyenangkan di generasi JKT48 hingga kini.

"Alhamdulillah nggak ada yang kasar. Kalau mereka emang fans dari JKT48 pasti mereka tahu gimana cara ketemu idolanya. Karena kita tuh punya event touch hand setiap selesai perform di teater. Sama ada juga shake hand setiap event-event besar kita. Kalau di luar ketemu, paling mereka cuma negor," kata Melody.

Ditambahkan Melody, para fans JKT48 justru begitu bersikap melindungi. Melody Cs pun merasa terjaga dengan adanya fans.

"Mereka juga suka jagain kita, kalau lagi rame mereka suka pegangin tangan buat jagain kita lewat. Pokoknya mereka so sweet banget deh sama kita. Protect kita banget," paparnya.

(kmb/mmu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads