Bunyana Sofa kini harus mendekam di Polres Tangerang karena tuduhan pemerasan. Limbad menuturkan bahwa mertuanya telah mengakui khilaf atas tindakannya. Limbad pun memberikan dukungan moral kepada sang mertua.
"Aku sebagai menantu tidak pernah merasa malu, apapun mertuaku adalah manusia biasa," ungkap Limbad kepada detikHOT, Senin (11/2/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Limbad percaya pada asas praduga tak bersalah dalam menyikapi kasus yang merundung mertuanya. Ia pun tak mau buru-buru menyalahkannya.
"Apapun beliau ibu mertuaku, akan aku bela. Aku masih praduga tak bersalah, versi pelapor dan versi bunda masih berbeda pandangan," ujarnya.
Bunyana Sofa ditangkap karena dituding memeras seorang Pengawai Negeri Sipil (PNS). Ia pun sudah ditangkap pihak Polres Tangerang sejak Sabtu (9/2/2012) lalu.
(fk/mmu)











































