Yulia masih menyimpan impian untuk bisa pergi umroh bersama sang ayah. Sayangnya, sebelum keinginan itu terwujud sang ayah harus dipanggil Sang Khalik.
"Kalau tidak salah 2006, saat itu niat umroh bareng papa. Papa sedang sakit kanker hati. Aku bilang, kalau Papa sehat kita berangkat umroh. Tapi Allah berkehendak lain, papa pergi meninggalkan kita semua," ujarnya kepada detikHOT.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perempuan kelahiran 5 Juli 1977 itu mengaku selalu terkabul doanya saat beribadah umroh. Dari mulai bisa kembali lagi ke Tanah Suci hingga bisa pergi umroh bersama pasangannya.
"Doanya pengen bisa ke Mekah bersama imam aku (suami) karena iri lihat jamaah berpasang-pasangan. Dua kali kan sendiri terus, lihat mereka saling tunggu di pelataran mesjid. Memegang kain ikhrom saat tawaf dan sa'i," tuturnya.
"Iya terkabul di tahun 2011," sambungnya.
(fk/mmu)











































