Intinya, Dewi merasa telah diperlakukan tidak adil oleh Iyan. "Saya terzalimi dan dibohongi dengan perkawinan saya yang ternyata tidak ada pengakuan, tidak diakui dari mulai surat-surat," tutur Dewi dalam jumpa pers di Hotel Mercure, Kota, Jakarta Barat, Selasa (7/8/2012).
Selain itu ia pun tak terima pernikahannya hanya disebut pernikahan siri oleh Iyan. "Saya dizalimi, dibohongi karena dibilang nikah siri. Itu buku ada lambang garuda lho, kok bisa-bisanya dibilang nikah siri," sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi Mba Dewi pertama lapor ke Polda Kalsel tapi TKP-nya di Jawa Timur sehingga Polda Kalsel limpahkan ke Polda Jatim dan kemarin pagi Mbak Dewi sudah diperiksa," papar Ferry.
(fk/mmu)











































