Astrid pun kebanjiran kain khas Sumatra Utara, Ulos saat melaksanakan pesta adat. Bagiamana tidak, saking banyaknya ia pun menyiapkan karung khusus untuk menyimpan kainnya itu.
"Ini semua marga ngasih ulos, nggak tahu udah berapa karung," tuturnya usai mengelar pesta adat di Gedung Dhanapala Departemen Keuangan, Jakarta Pusat. , Sabtu (21/7/2012)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ulos itu bentuk kasih, banyak macamnya. Tapi dari keseluruhan adalah memberikan kasih. Ada satu ulos yang nggak boleh dilepas adalah dari papah mamah Tiar. Sambil ngasih ulos, sambil ngasih nasehat," ujarnya.
Perempuan kelahiran 12 Juli 1986 itupun mengaku senang saat menjalankan upacara adat. Baginya, pernikahannya itu juga bisa menjadi ajang untuk melestarikan budaya leluhurnya.
"Ini salah satu budaya. Saya generasi muda, jangan sampai nggak tahu lagi adat. Ini harus dilestarikan," jelasnya.
(fk/fk)











































