Beberapa waktu lalu, si pemilik goyang patah-patah itu juga mendatangi kantor Shandy Tumiwa di kawasan Senayan, Jakarta Selatan. Namun, yang bersangkutan tidak menunjukkan batang hidungnya.
Rencananya, Annisa akan bertemu dengan Shandy dalam waktu dekat ini. "Tempat dan waktunya belum diberi tahu, karena semua yang mengatur Shandy," ungkap kuasa hukum Annisa, Arifin Harahap, Senin (9/7/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rencana melaporkan Shandy tergantung dari hasil pertemuan besok. Kalau mau bertanggung jawab atas pengembalian dana investasi Annisa dan menjelaskan soal pencantuman nama Annisa di video klip di web-nya PT CSM, kami tak akan melaporkan ke polisi," tuturnya.
Annisa mengaku telah ditipu sekitar Rp 6 miliar. Itu baru miliknya pribadi, sedangkan dari keseluruhan orang yang berinvestasi diperkirakan besarnya lebih dari Rp 20 miliar.
"Kalau dari tim kecil saya itu sekitar Rp 6 miliar. Kalau dari keseluruhan bisa Rp 20 miliar lebih. Orang sudah ada sekitar 300 member," tutur Annisa beberapa waktu lalu.
Sampai saat ini pihak Shandy belum memberikan klarifikasinya mengenai tudingan Annisa Bahar tersebut.
(nu2/mmu)











































