"Saya sih hanya perlu kepastian, nggak ada satu orang pun yang tahu kepastian itu. Tapi yang saya tahu pasti bahwa saya kan nggak menggugat untuk hak asuh anak, tiba-tiba diambil," ujar Andy usai sidang di PA Jakarta Selatan, Ragunan, Jakarta Selatan, Senin (25/6/2012).
"Harapan saya lebih baik kalau anak ini untuk dua-duanya ayah dan ibu karena masih kecil. Tapi mau nggak mau karena ada proses gugatan ini saya harus bertanya kenapa ada gugatan tanpa ada diskusi sebelumnya," lanjutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun di perjalanannya Tiara tiba-tiba berubah pikiran dan ingin mengambil hak asuh Rania secara penuh. Andy pun menyayangkan sikap Tiara yang langsung menempuh untuk melayangkan gugatan hak asuh anak tanpa mengedahulukan jalan diskusi.
"Kalau ini memang benar-benar niatnya tulus, pasti ngobrol dulu. Kita kan parenting ya, saya bukan suaminya lagi tapi saya kan bapaknya Rania, yang saya sayangkan harusnya ada komunikasi dulu, ini tidak ada komunikasi," tandasnya.
(kmb/mmu)











































