Pak Raden Merasa Dihargai oleh 'Laptop si Unyil'

Pak Raden Merasa Dihargai oleh 'Laptop si Unyil'

- detikHot
Senin, 16 Apr 2012 10:08 WIB
Pak Raden Merasa Dihargai oleh Laptop si Unyil
Jakarta - Drs Suyadi alias Pak Raden merasa kontrak kerja sama hak cipta atas Unyil telah dilanggar. Kini ia pun berjuang untuk mendapatkannya lagi.

Trans7 membuat program edukasi 'Laptop si Unyil' dengan mengetengahkan tokoh-tokoh Unyil sebagai bintangnya. Namun, sempat beredar kabar, pihak Trans7 tidak memberikan penghargaan yang layak. Saat dikonfirmasi, kabar itu pun langsung dibantah oleh Pak Raden.

"Itu Salah! kemarin itu tujuan dari pihak saya adalah, saya ingin hak cipta itu kembali ke tangan saya karena perjanjian (dengan PFN-Red) sudah berakhir pada 1995, tahun 2000 kalau sudah ya harusnya kembali," tegasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Desember 1995 lalu, Pak Raden menyerahkan hak ciptanya kepada Perusahaan Umum Produksi Film Negara (PPFN). Dalam salah satu pasal tertulis perjanjian tersebut berlaku selama lima tahun. Tapi PPFN menganggap perjanjian tersebut berlaku selamanya.

"Saya nggak pernah sebut-sebut itu (program 'Laptop si Unyil'). Justru saya merasa dihargai karena adanya program itu," ujar Pak Raden ditemui di kediamannya, Jalan Petamburan III, Slipi, Jakarta Barat, Minggu (15/4/2012) malam.

Pak Raden merasa senang masih ada televisi yang membuat program edukasi dengan tokoh ciptaannya. Ia pun berharap banyak televisi yang melakukan hal tersebut.

"Banyak-banyak (program) yang menghibur, jangan terlalu yang bersifat komersil. Hiburan untuk edikasi juga harus dipikirkan. Pelajaran-pelajarannya yang bisa diambil, dari sisi menghiburnya saat ini kurang," jelasnya.
(yla/yla)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads