"Ina itu seorang dewi seksi yang berbakat, jadi ada values pribadi yang menarik karena berbakat," puji Jeremy kepada Ina saat ditemui di kediaman mereka di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Jumat (24/2/2012).
Begitu juga dengan Ina yang memuja-muji Jeremy. Ia menganggap ayah dua anaknya itu bak seorang dewa Yunani yang punya kepribadian kuat dan berwibawa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski terlihat sangat romantis, mereka mengaku tak pernah berusaha bersikap manis. Malah, keduanya tak pernah maaf-maafan. Lho?
"Proses saja, jadi kita kalau dibilang hukum alam, kita ribut itu hukumnya pada saat kita ingin menenangkan diri, go it the flow saja. Jangan maaf-maaf ya, besok gitu lagi. Bosen banget, sudah maaf besoknya begitu lagi mending nggak usah minta maaf. Kita lebih ke body language saja," ujarnya.
Tak hanya itu, ternyata pasangan yang menikah 16 tahun yang lalu itu juga punya perilaku cukup aneh. Tak hanya saling memuji, mereka terkadang saling mengejek.
"Di rumah tangga itu nggak ada orang saya rasa yang gaya hidupnya berperilaku seperti saya dan dia. Kita bisa bertahan karena saya ini kalau kawin sama orang lain sudah ditinggalin. Dia pun tampaknya begitu karena kita punya karakter beda. Dia perfeksionis, dia tahu rambut saya rontok, dia tahu saya punya sepatu baru," terang Ina.
"Saya orangnya itu terlalu slengean, dia mau marah bodo amat, nggak peduli jadi ya terserah, tapi tetap saja balik-baliknya kita enak," tambahnya.
(nu2/mmu)











































