Pada Sabtu (4/2/2012) siang, Hariningsih, Rizal beserta 12 orang itu mendatangi rumah Ramon yang berada di Sentul. Mereka berteriak-teriak menuntut harta seperti sertifikat rumah dan mobil. Bahkan salah satu keluarga Ade itu ada yang mengaku sebagai anggota kepolisian.
Tak sampai di situ, keluarga juga melakukan tindakan-tindakan tak menyenangkan. Di antaranya seperti menghancurkan pot bunga dan mencoba merobohkan pagar rumah kediaman Ramon itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena saya merasa terhina dan dirugikan juga sehingga saya melaporkan ke Polsek Babakan Madang. Dan saya langsung diperiksa sebagai saksi korban dan saksi-saksi lain akan diperiksa," beber Ramon.
"Yang jelas terlapornya Hariningsih ibu kandungnya Ade Namnung," lanjut pria berkepala plontos itu saat menggelar jumpa pers di Comedy Cafe, Kemang, Jakarta Selatan, Minggu (5/2/2012) malam.
Ramon melanjutkan, banyak hinaan dan makian yang dilontarkan oleh ibunda dan adik Ade itu. Yang paling menusuk hatinya adalah diungkitnya soal statusnya sebagai ayah angkat.
"Saya dibilang tidak berhak mengakui sebagai ayahnya Ade Namnung, saya mencoba berargumentasi, saya tidak pernah bilang saya bapak kandungnya Ade Namnung, saya ini Papanya karena saya yang paling dekat dengan dia," paparnya.
(kmb/hkm)











































