"Two piece sudah cukup. Mungkin main film kalau harus misalkan buka bagian atas, boleh," ujarnya saat berbincang dengan Detikhot.
Bintang film 'Rumah Hantu Pondok Indah' itu yakin film di Indonesia tak mungkin menayangkan adegan pornografi. Ia menambahkan, biasanya teknik pengambilan gambar saat pembuatan film pun tak dilakukan secara frontal dan masih dalam batas aman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebenarnya, kalau bisa memilih, Andhien tentu lebih menyukai peran-peran yang kuat dan dominan, dan bukannya yang sekedar memamerkan keindahan tubuh. Namun, di sisi lain, ia pun merasa memang punya nilai jual di situ.
Yang kelas, ia bertekad bahwa dunia perfilman akan jadi profesinya hingga terakhir. Makanya anak kedua dari enam bersaudara itu berharap agar bisa eksis berakting sampai usianya tua nanti.
"Ke depannya aku pengen jadi artis yang bisa dipakai sampai kapan saja," ungkapnya.
"Eh maksud aku jadi artis yang bisa terpakai maksudnya, bukan dipakai. Jangan salah tanggap. Hahaha. Sampai nenek-nenek pun aku mau asalkan masih bisa terpakai," sambungnya buru-buru meralat.
(bar/nu2)











































