"Aku pernah di film pendek yang ada adegan ciumannya. Padahal cuma berapa detik, tapi aku merasa kurang nyaman. Aku lebih berani kalau ada tantangan yang lebih ke karakter dalam film. Makanya, yang begitu kalau bisa jangan deh," jelasnya.
Dhanya juga menolak peran-peran yang kontroversial, semisal menjadi cewek lesbian. Kenapa, itu kan cuma sekedar peran? "Iya, tapi kan nggak semua orang bisa menerima itu. apalagi keluarga aku agak keras," paparnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meskipun menolak peran dan adegan yang "aneh-aneh", namun Dhanya tak mau menghakimi artid-artis lain yang menonjolkan keseksian tubuhnya. "Mereka kan badannya bagus dan seksi, jadi ya nggak apa-apa, orang juga melihatnya senang. Kalau aku badan aku jelek, siapa yang suka? Jatuhnya juga nggak akan kelihatan seksi," ujarnya merendah.
Hingga saat ini pemilik tinggi 160cm dan berat 47kg itu masih punya hasrat terpendam dalam kariernya sebagai aktris. Ia mengaku ingin bermain dalam film yang mendidik, berkesan dan bisa diingat masyarakat.
"Aku ingin dapat film yang bagus, yang ceritanya bisa diingat terus sama semua orang. Pokoknya yang berkesan dan mendidik dan yang jelas bukan film yang begitu-begitu," tandasnya seraya mengakhiri perbincangan.
(bar/hkm)











































