Hannah Al Rasyid: Aku Mau Film Intelek, Bukan Seks

Hot Profile

Hannah Al Rasyid: Aku Mau Film Intelek, Bukan Seks

- detikHot
Jumat, 16 Sep 2011 16:06 WIB
Jakarta - Aktris cantik Hannah Al Rasyid mengaku ingin bermain dalam film layar lebar. Namun ia hanya mau bermain dalam film yang menonjolkan intelektualitas, bukan sekadar mempertontonkan seks semata.

"Aku ingin banget main dalam film layar lebar. Tapi filmnya yang intelek, bukan sekadar seks doang," ujarnya ketika berbincang di kantor Detikhot, Warung Buncit, Jakarta Selatan.

Perempuan kelahiran London, 25 Januari 1986 itu memang pernah mendapat tawaran bermain dalam sebuah film horor. Namun ia menolaknya lantaran harus mengenakan bikini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, di Indonesia banyak film yang sekadar mengeksploitasi tubuh perempuan. Baginya, hal itu tak masalah dan ia juga tak keberatan bermain dalam film seperti itu, asal sejalan dengan cerita dan punya nilai intelektualitas.

"Kalau filmnya intelektual tapi tentang seks, ya sudah nggak apa-apa. Banyak kok film Perancis dan Italia yang menjual seks, tapi secara intelektual dan seni bagus," ungkapnya.




Meskipun begitu, Hannah menilai masih banyak film Tanah Air yang dianggapnya bagus dan edukatif seperti 'Laskar Pelangi' yang disutradarai Riri Riza. Ia pun memuji film-film garapan Joko Anwar yang dianggapnya berkelas.

"Film-film karya Joko Anwar aku nilai kreatif, unik dan dipuji di dunia internasional. Karya Riri Riza juga bagus dan edukatif seperti ‘Laskar Pelangi’. Kita nggak sekadar nonton, tapi diajak berpikir dan ikut larut dalam film itu. Makanya aku terobsesi banget main di film mereka," ujarnya.

Lantas film seperti apa yang diinginkan Hannah? "Aku ingin banget bisa bermain di film action. Pengen main di film silat, tapi kayaknya belum ada produser yang mau cewek main di film yang berantem," ungkapnya seraya tertawa.




Nama Hannah memang terbilang baru di jagad hiburan Tanah Air. Ia memulai kariernya sebagai model iklan Mie Sedap bersama band Padi ketika masih kuliah di School of Oriental and African Studies, University of London, Inggris. Pada 2006 ia ikut program pertukaran pelajar di Universitas Gajahmada, Yogyakarta dan Universitas Muhammadiyah, Malang.

Wajahnya pun semakin dikenal ketika membintangi video klip band Yovie & Nuno di lagu 'Dia Milikku', 'Janji Suci' dan 'Sejuta Cinta'. Selain itu, sosoknya juga muncul dalam klip lagu 'Pantaskah' milik Marcell serta 'Sahabat Jadi Cinta' dan 'Teman atau Ratu' yang dibawakan band Zigaz.

Perempuan berkewarganegaraan Perancis itu hijrah ke Indonesia pada 2008 selepas menamatkan kuliah. Ia pun mencoba peruntungan menjajal dunia presenter yang kemudian mengantarkannya menjadi VJ MTV di Global TV membawakan acara 'MTV Gaya Bebas', 'MTV Insomnia' dan lain-lain.

Semenjak itu, Hannah banyak didaulat dan menjajal profesi presenter dalam berbagai program baik on air maupun off air. Misalnya saja 'Koper dan Ransel' dan 'On the Spot' di Trans TV, 'Run up Concert' di Global TV, dan 'Planet Remaja' di ANTV.




Pemilik tinggi 165cm dan berat 53kg itu juga dikenal lewat perannya sebagai Ibu Tio di sinetron komedi 'Awas Ada Sule' yang berlanjut hingga 'Awas Ada Sule 2'. Hannah senang bisa bermain dalam acara itu. Padahal awalnya ia mengaku mengalami banyak kendala.

"Itu pertama kali tegang banget. Aku juga nggak ngerti jokes-jokes Indonesia dan sebaliknya mereka nggak ngerti aku. Aku pernah diketawain karena nggak ngerti skripnya. Tapi sekarang udah nggak," kisahnya.

Anak kedua dari tiga bersaudara itu mengaku bersyukur dengan segala pencapaiannya kini. Apalagi ia juga tercatat sebagai ikon untuk kanal berbayar Li TV. Ia mengaku senang lantaran lewat program 'The Link' di televisi itu, ia bisa memperkenalkan Indonesia ke seluruh Asia.

"Sejauh ini, di Li TV itu proyek yang paling menarik buat saya, karena aku bisa mengangkat Indonesia soal gaya hidup, budaya, potensi wisata dan lain-lain. Aku senang bisa menjadi orang yang bisa membawa Indonesia ke pasar Asia," tandasnya.

(bar/mmu)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads