Ketika ditanya mengenai hal itu, ternyata Tina punya cerita yang cukup panjang. Menurutnya, ia melakukan itu karena "dipaksa" oleh produsernya. βItu awalnya aku nggak mau. Aku bilang waktu itu, ngapain sih pake nyanyi segala? Tapi karena 'dipaksa' sama bos, ya udah aku akhirnya nyanyi,β ungkapnya.
Tentu saja awalnya Tina menolak lantaran presenter menyanyi merupakan sesuatu yang tidak lazim. Apalagi, acaranya adalah talkshow berita. Namun setelah diyakinkan, ia akhirnya mau mencoba. "Bos aku waktu itu bilang, 'ada nggak aturan yang melarang anchor nyanyi?' Aku pikir, nggak ada kayaknya," kisahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Walaupun begitu, Tina tak menampik saat itu banyak pro dan kontra di awal kemunculannya bernyanyi dalam AKI Malam. Namun seiring berjalannya waktu, penonton rupanya mulai bisa menerima.
"Alhamdullilah sekarang bisa diterima masyarakat. Mungkin dulu sulit diterima karena gaya seperti itu belum pernah ada sebelumnya. Aku aja dulu nggak mau," ujarnya seraya tersenyum.
Tina pun kini bersyukur karena AKI Malam mendapat rating tinggi, yang artinya program tersebut mendapat tempat di hati pemirsa televisi. Ia pun senang lantaran punya ciri khas tersendiri di antara sekian banyak presenter Tanah Air lewat bakat bernyanyi.

Tapi, ngomong-ngomong, bagaimana awalnya orang tahu kalau Tina punya bakat terpendam menyanyi?
"Mereka tahunya pas aku masih di Trans TV saat siaran Reportase Malam. Karena hobi nyanyi, aku suka nggak sadar bersenandung sendiri pas lagi iklan. Karena itu, dulu aku suka disuruh nyanyi pas lagi break sama temen-temen. Itu awalnya bos aku tahu," paparnya.
Namun, Tina beranggapan bakat bernyanyinya itu hanya nilai tambah. Nilai utama yang diandalkannya tetap sebagai presenter yang harus cerdas dalam membawakan acara.
"Bagi aku, kredibilitaslah yang dijual biar dapat kepercayaan dari masyarakat. Jangan sampai nyanyi mengganggu. Tapi selama ini aku rasa nggak ganggu sih. Silakan aja dinilai sendiri bagaimana," pintanya.
(bar/mmu)











































