"Kalaupun mau menikah, konsepnya tetap gothic, di gedung yang tua banget, gue berbaring di peti mati dan pasangan gue pakai pakaian ala vampire yang menjemput gue di peti mati itu. Backsound-nya tetap lagu 'Bring Me To Life'," ujar Wendhy menyebut lagu dari band pujaannya, Evanescence.
Tapi semua itu baru merupakan impian dan angan-angan yang ada dalam pikiran Wendhy. Entah bagaimana semua itu bisa tercapai, tergantung kesiapan mental dan keyakinannya untuk menikah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa kali ia juga pernah menjalin hubungan percintaan dengan seseorang. Namun sayang, kisah cintanya tak semulus perjalanan karirnya. Diakui olehnya, kini ada seorang pria yang berhasil mengisi hatinya. Namun, lagi-lagi, ia masih menanti.
"Gue belum menganut paham pernikahan. Kalau pun tanpa menikah gue bisa punya anak kenapa nggak? Daripada gue sakit hati, mendingan nikahnya nanti aja, karena menurut gue pernikahan itu sakral dan harus dari hati," ujarnya.
Meski begitu, bukan berarti Adhe Wendhy penganut hidup bebas. Karena ia hanya mau menjalin hubungan dengan orang yang memiliki hati dan membuatnya merasa nyaman. Terlebih bisa menyakinkan bahwa menikah itu bukanlah satu hal yang bisa menjadi momok yang menakutkan untuk hidup dan masa depannya kelak.
(rac/hkm)











































