Seperti dilansir Daily Mail, Jumat (6/5/2011), dalam sesi pemotretat tersebut, model kelahiran 4 Juli 1985 itu hanya mengenakan hot pants army dan helm militer. Di pose lainnya, Rafaeli mengenakan sabuk amunisi dan rompi anti peluru.
Mengingat sejarah hubungan buruk Rafaeli dengan Angkatan Pertahanan Israel, beberapa orang mungkin menganggap pemotretan tersebut sebagai manuver yang berani. Tujuh tahun yang lalu, mantan pacar Leonardo Di Caprio itu menolak wajib militer. Padahal, itu merupakan kewajiban bagi warga negara Israel baik perempuan maupun lelaki yang telah berusia 18 tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak menyesal tidak mendaftar (wajib militer), karena itu membutuhkan waktu yang lama. Hanya itu caranya, selebriti memiliki kepentingan lain. Saya harap kasus saya bisa berpengaruh terhadap (kebijakan) militer," ucapnya kepada situs berita Yahudi, ynet.
"Mengapa mati demi negara itu dianggap bagus? Bukankah lebih baik hidup di New York? Mengapa anak-anak umur 18 tahun harus mati?" protesnya.
Dalam wawancara dengan GQ, Rafaeli memiliki hal-hal positif untuk dikatakan. Ia berharap adanya perdamaian dan kemakmuran di tanah airnya.
(ich/mmu)











































