"Dia itu ingin negara ini bisa menyejahterahkan rakyat, jangan sampai tidak," cerita sang ibunda saat ditemui di rumah sakit, Selasa (19/4/2011) malam.
Theodora mengibaratkan, Franky seperti orang yang sedang patah hati jika melihat dan mendengar negara lain lebih maju dari Indonesia. "Padahal Indonesia itu memiliki semuanya. Kenapa masyarakat kecil selalu dimarginalkan," ungkap wanita berusia 80 tahun itu menirukan keprihatinan anaknya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Franky memang sudah lama menderita penyakit kanker sumsum tulang belakang.Β Bahkan, tahun lalu ia sempat kritis dan dilarikan ke Singapura untuk menjalani perawatan di Singapore General Hospital.
Dan, sejak 16 April lalu, Franky telah berada di lantai 5 ICU Rumah Sakit Medica Permata Hijau.
(nu2/mmu)











































