Jawaban tersebut disampaikan Dude saat ditemui bersama Andah di pembukaan 'Butiq Naysila Mirdad' di Grand Indonesia, Jumat (8/4/2011) malam. Baik Dude dan Andah selalu ditanya hal yang menyempet ke hal pribadi.
Berikut kutipan wawancara mereka:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Andah: Iya kita di sini kebelutan datang karena diundang kok. Kan Nay teman kita satu sinetron, jadinya ya kenal aku dan kena Dude juga. Ya kebetulan waktunya pas untuk datang berdua jadinya datang berdua deh.
Memang khusus menyiapkan diri untuk datang berdua?
Dude: Ya karena memag kita diundangnya berdua, kebetulan juga kita sudah selesai syuting jadinya ya sudah kenapa tidak datang berdua? Kan undangannya juga berdua.
Apakah kalian pernah kepikiran untuk buka usaha bersama?
Dude: Kalau sampai sekarang belum kok. Kalau buat usaha seperti ini kan juga nggak harus seperti usaha yang secepatnya diwujudkan. Butuh perencanaan yang matang kan kalau memag mau buat berdua.
Kelihatan kalian makin sering terlihat berdua?
Dude dan Andah : Bisa ajah ah dari dulu juga begini kita. Terbuka aja kok orangnya kita sih nggak ada yang ditutupin.
Dude : Karena memang diundang acara yang sama saja lah, undangnnya Dude dan Andah
Makin lengket nih?
Andah : permen karet kali makin lengket. (seraya tertawa)
Dude : Ya pokoknya kita berusaha untuk lebih baik lagi deh.
Andah, cerita dong ada apa di balik hubungan kalian?
Dude: Kita sudah sering bicaralah masalah kita kemarin-kemarin kan? Masa belum cukup?
Andah: Iya sampai bosan jawabnya.
Artinya keluarga sudah saling kenal atau bagaimana?
Dude : Ya begini yah kita nggak bisa membagi semuanya deh. Ada bagian yang harus kita keep.
Andah : Kalau ada kabar bahagia juga dikasih tahu lah pasti.
Artinya sudah merasa nyaman belum sih Andah dengan Dude?
Andah : Heh? Apa yah? Ya yang penting rasa nyaman dan aman hanya aku dan Allah saja yang tahu deh.
Kan sudah banyak teman artis yang menikah di usia muda?
Dude: Kalau menurut saya, nikah itu kan buat ibadah ya jadinya maunya jadi keluarga yang sakinah, mawadah dan warohmah bukan untuk main-main.
Kalau kalian mau nggak nikah muda?
Dude: belum sampai situlah. Biar nanti Tuhan yang menggariskan itu semuanya. Kalau sudah saat nya juga akan terjawab.
Ada target mungkin?
Dude : Kita nggak pernah menargetkan apa yang biasa ditargetkan Tuhan.
Andah : Nggak ada target kok. Kita lakukan semuanya dengan hati. Jadi jawabannya nggak bisa dijawab sekarang. Aku aja nggak tahu jawabannya apa dan kapan. Tapi aku seneng kok melihat teman-temanku yang sudah menikah dan punya anak. Aku senang mereka bisa memutuskan untuk menikah muda. Karena mereka bilang beda saat memiliki anak, bahagia terus katanya.
Tapi keinginan untuk menikah muda?
Andah: Untuk pribadi belumlah.
Dude : Saya bukan tipe orang yang terburu-buru, jadi semuanya butuh persiapan deh yang matang. Butuh segala macamnya. Biarkan waktu yang menjawabnya deh.
Tapi kalau boleh tau kalian memang hubungannya menuju ke sana yah?
Dude dan Andah : Insya Allah yah. (seraya meninggalkan tempat wawancara)
(ebi/ebi)











































