Alasan Mangkir Manggung Syahrini Dianggap Tak Tepat

Alasan Mangkir Manggung Syahrini Dianggap Tak Tepat

- detikHot
Jumat, 01 Apr 2011 19:00 WIB
Alasan Mangkir Manggung Syahrini Dianggap Tak Tepat
Jakarta - Penyanyi Syahrini dituding menyalahi kontrak karena mangkir manggung dalam sebuah acara yang diselenggarakan Blue Eyes. Alasan penyanyi kelahiran 1 Agustus 1982 itu pun dianggap kurang tepat.

Mantan pasangan duet Anang itu beralasan tidak bisa manggung karena force majeur orangtuanya sakit. Bahkan Syahrini juga melampirkan bukti video saat ayahandanya kemudian meninggal dunia.

"Menurut kami itu tidak tepat dikatakan force majeur. Karena alasan force majeur ditentukan oleh pemerintah seperti keadaan perang, bencana alam dan huru-hara," ujar kuasa hukum Blue Eyes, N Hariyadi saat jumpa pers di RHYS Auto Galery, Radio Dalam, Jakarta Selatan, Jumat (1/4/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pihak Blue Eyes berpendapat, jika sejak awal Syahrini beritikad baik mengembalikan honor manggungnya, masalah ini tidak akan terjadi. Blue Eyes mengaku sudah mengalami kerugian material dan imaterial.

"Sejak pada hari ayahanda Syahrini meninggal saya sendiri yang menyampaikan ikut berbelasungkawa karena itu sudah kehendak Tuhan. Tapi saya juga menekankan jangan sampai ada yang dirugikan," ujar Director Marketing Coorporate Blue Eyes Satyo Heru.

Syahrini mengaku kaget ketika pengacara Blue Eyes menelepon untuk mengirimkan somasi. Dua kali somasi telah ditanggapi Syahrini. Blue Eyes minta ganti rugi Rp 400 juta padahal harga kontrak senilai Rp 60 juta.

Somasi dikirimkan ke kediaman keluarga Syahrini ke Bogor, bukannya ke alamat manajemen sang penyanyi di Jakarta. Padahal semua surat perjanjian selalu menyertakan alamat Jakarta. Sidang perdana akan digelar 6 April 2011 di Pengadilan Negeri Bogor.

"Secara hati nurani, aku maunya damai. Tidak ada ribut-ribut," ujar Syahrini saat ditemui di kantor pengacaranya Warsito Sanyoto, Jalan Hang Lekir, Jakarta, Kamis (31/3/2011) malam.


(ich/mmu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads