"Dikira Yahudi militan padahal saya Surabaya militan," ralatnya saat ditemui di studionya, Jalan Pinang Mas III, Jakarta Selatan, Kamis (17/3/2011).
Dhani menduga kalau si pengirim menganggap dirinya sebagai penganut Yahudi. Pada 2005 lalu, ia juga mengaku banyak buku yang menulis bahwa dirinya seorang zionis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hanya orang bodoh saja yang menganggap seperti itu. Itu ngga ada hubungannya sama Yahudi, mungkin karena saya pinter aja," ujarnya.
(nu2/mmu)











































