Melalui wakil pemimpin redaksi Yadi Hendriana, Global TV mengaku kecewa atas pernyataan Dhani tersebut. Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah melaporkan Dhani atas kasus pemukulan tapi dugaan kekerasan dan intimidasi.
"Kami kecewa mengingat wartawan kami dibilang berbohong, kami tidak melaporkan adanya pemukulan, tapi perampasan kaset yang sampai saat ini masih ada di dia, belum dikembalikan," ujar Yadi Hendriana melalui sambungan telepon kepada detikhot, Kamis (3/3/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mendengar pernyataan itu, Yudi mengaku senang. Menurutnya, apa yang dikatakan oleh bos Republik Cinta Management (RCM) itu justru semakin menguatkan tuntutannya.
"Silakan, bagus itu, dia berarti tidak mengakui kesalahannya," tegasnya.
Dhani dilaporkan oleh Global TV ke Polda Metro Jaya pada Senin (28/02/2011) karena diduga melakukan tindak kekerasan.
(nu2/mmu)











































