Dalam persidangan sebelumnya, Ibra menduga ada oknum kepolisian yang merekayasa kasusnya. Rekasaya itu terjadi di berkas acara pemeriksaan (BAP) teman perempuannya, Merry Triana, yang tertangkap bersamanya di Bali. Dalam berkas tersebut tertulis Merry tertangkap di Tomang, Jakarta Barat. Padahal penangkapan Merry bersamaan dengan Ibra.
"Allah Maha Besar, saya melihat hari ini bisa mulai terbuka. Yang jelas dari kesaksian pengacara yang ditunjuk oleh kepolisian tersebut yang mengatakan langsung di bawah tanda tangan sumpah," kata Ibra yang didampingi dua pengacaranya, Kasanta Tarigan dan Deddy Mulyadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun setelah diperiksa langsung, BAP tersebut tidak ada tanda tangan dan jempol Merry. "Kenyataannya BAP yang diajukan oleh pihak kejaksaan itu tidak ada cap jempol. Bahwa dia (Haposan) mengakui itu bukan BAP sebagaimana dia mendapingi saat itu," jelas Kasanta.
Dalam kesempatan yang sama, Ibra pun yakin kalau teman perempuannya itu tidak ada hubungannya dengan kasus yang tengah membelitnya itu. "Ya memang tidak bersalah kok saudari Merry Triana ini," sahut Ibra.
(ebi/ebi)











































