Mencairkan Batas dan Mengelola Keberagaman dengan Ballet

Mencairkan Batas dan Mengelola Keberagaman dengan Ballet

- detikHot
Selasa, 14 Des 2010 13:19 WIB
Mencairkan Batas dan Mengelola Keberagaman dengan Ballet
Jakarta - Tiga buah repertoar pendek mengisi hari pertama 'Forum Ballet dan Modern Dance Indonesia' yang digelar di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta. Enam grup dari 6 sekolah ballet dari 4 kota akan meramaikan acara yang digelar 2 hari, hingga Selasa (14/12/2010) malam.

Grup ballet yang sudah tampil Senin (13/12/2010) malam adalah Sekolah Ballet Sumber Cipta Jakarta pimpinan Farida Oetojo, Marlupi Dance Academy Surabaya pimpinan Fifi dan Cicilia Ballet Jakarta pimpinan Ade Siregar. Acara bagus ini digelar gratis, namun kurang publikasi. Sehingga sebagian besar penonton adalah murid-murid dari sekolah ballet yang tampil.

'Forum Ballet dan Modern Dance Indonesia' sendiri merupakan salah satu rangkaian dari program akhir tahun Dewan Kesenian Jakarta (DKJ). Seperti biasa, setiap menjelang pergantian tahun, DKJ menggelar berbagai acara, dari musik, sastra, film, tearter hingga seni rupa dan tari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kali ini, DKJ mengusung tema "Mencairnya Batas-batas, Mengelola Keberagaman". Menurut Ketua Pengurus Harian DKJ Firman Ichsan, tema tersebut diangkat untuk mengingatkan bahwa multikultur harus menjadi keinsafan bersama masyarakat Indonesia yang majemuk.

Kasual

Tiga grup ballet yang tampil semalam menunjukkan bahwa tari ballet bisa tampil secara kasual, santai, riang, "ringan", jenaka dan enak dinikmati. Kesan itu muncul dari karya berjudul 'Color of Life' dari Marlupi Dance Academy.Β 

Namun, bukan berarti seni ini tak bisa disusupi "pesan". Hal itu tampak pada dua karya lainnya, yakni 'Serdtse' (The Heart) dari Sekolah Ballet Sumber Cipta dan 'Love in Life' dari Cicilia Ballet. Dibandingkan dengan 'Color of Life' yang lebih mengandalkan skill dan tata gerak, dua karya tersebur tampil lebih naratif.

'Love in Life' bahkan memadukan antara ballet dan musik tradisional, menjadi sebuah karya tari yang padat dan dramatik.Β 

Menurut Ketua Komite Tari DKJ Deddy Luthan, acara 'Forum Ballet' ini bisa memberi gambaran mengenai perkembangan ballet dan tari modern di Indonesia, terutama dari daerah-daerah dan kota besar yang aktif berkarya dan menghasilkan karya-karya bermutu.

Masih ada tiga grup lagi yang akan tampil hari ini, yakni Erna Dance Studio Medan pimpinan Ernawati Arifin, Sanggar Maniratari Solo pimpinan Wied Sendjayani dan Namarina Youth Dance Jakarta pimpinan Maya Tamara. Usai pertunjukan akan ada diskusiΒ  di Lobby Teater Kecil bersama pengamat tari Yulianti Parani dan Dewi Ria Utari.

Oh, ya tadi sudah dibilang bahwa acara ini gratis kan?
(mmu/mmu)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads