Menurut Dennis, penyiksaan memang kerap dialami oleh para TKI yang bekerja di luar negeri. Proses perlindungan terhadap TKI yang disiksa oleh majikannya juga lamban.
"Untuk bisa lari mencari perlindungan nggak cepet. Pemerintah Indonesia ada, tapi nggak cepat. Kenapa harus digunting dan disetrika dulu? Man, gila! Emang ini film apa?" ujarnya heran, saat ditemui di Rasuna Epicentrum, Jakarta Selatan, Jumat (19/11/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mbak-mbak di rumah gue itu mukanya kaya Bjork (penyanyi). Dia kadang ngerebus daging masih keras, tapi paling gue biasa minta ganti aja itu daging," tuturnya seraya tersenyum.
(ich/mmu)











































