Presenter dan aktor Gading Marten ikut membantu pemerintah dalam menyukseskan program Millenium Development Goals 2015. Ia ikut berperan serta dalam urusan memberantas narkoba.
"Kalau gue konsentrasi di narkobanya karena memang lebih banyak pengalaman di masa lalu. Tahulah, kan masa lalu keluarga ada yang kena, jadi cukup dendam dengan narkoba," ujar putra Roy Marten itu saat ditemui di Gedung Gajah, Jl Dr Sahardjo, Jakarta Selatan, Selasa (12/10/2010). Sekadar mengingatkan, Roy pernah dua kali mendekam di penjara karena narkoba.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk rekannya sesama selebriti, Gading pun berpesan agar mereka tidak mencicipi narkoba. Menurutnya, jika ketahuan dan ditangkap polisi, karier si artis yang dibangun dari nol bisa langsung hancur berantakan.
Sebagai orang yang menaruh perhatian pada bahaya narkoba, Gading merasa hukum tentang pemakaian obat-obatan terlarang di Indonesia belum jelas. "Kalau di luar negeri kan korban narkoba itu ya orang yang pakai narkoba. Mereka harus direhabilitasi, bukannya dipenjara," katanya.
Bintang 'Laskar Pemimpi' itu menambahkan, penjara untuk para pemakai narkoba bisa membuat orang tersebut semakin terjerumus. "Malah tambah parah di sana," ujar Gading.
(eny/yla)











































