Ancaman pembunuhan itu datang pada Cherly gara-gara penyanyi dan model 27 tahun itu mengeliminasi peserta ajang pencarian bakat 'X Factor', Gamu Nhengu. Cherly merupakan salah satu juri dalam acara tersebut.
"Semua orang punya sebuah peluru untukmu," begitu tulis si pengancam yang menggunakan nama samaran Supa Capone seperti dilansir The Sun, Rabu (6/10/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Supa pun menuduh Cherly sebagai orang yang rasis. "Kamu bertingkah seperti perempuan lugu di televisi, seolah tidak tahu apa yang kamu kerjakan. Tapi kami tahu, kamu seorang yang rasis," tulis si pengancam.
Gamu yang dibela mati-matian oleh si pengancam merupakan peserta 'X Factor' asal Zimbabwe. Ia berada di Inggris karena mendapatkan izin tinggal sementara selama lima tahun dengan visa kerja ibunya. Belakangan diketahui masa berlaku visa kerja sang ibu itu sudah habis sehingga cewek 18 tahun itu terancam dideportasi.
Ancaman pada Cherly tidak hanya tersebar melalui BlackBerry Messenger. Kini melalui Facebook, ancaman pembunuhan itu juga muncul.
Grup di Facebook yang setuju untuk melakukan pembunuhan pada Cherly itu belum dilirik banyak orang. Dalam deskripsinya grup tersebut menulis, "Kami orang-orang yang ingin membunuh Cherly Cole karena berkelakukan seperti itu dan membuat musik yang memicu orang-orang ingin menembak diri mereka sendiri".
(eny/mmu)











































