"Saya diam bukanlah untuk tidak menyelesaikan masalah tetapi saya justru ingin melindungi ibu saya dari berbagai hal yang orang pikirkan tentang ibu saya," urai Qory saat ditemui di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (29/9/2010).
Mengenai tuduhan hipnotis yang juga dikatakan Fariyawati, Qory memilih masyarakat melihat sendiri keadaannya sekarang. Menurutnya, jika memang dirinya dihipnotis tidak mungkin ia bisa tetap beraktivitas sebagai Puteri Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditegaskan Qory, dirinya tidak percaya dengan hipnotis atau hal-hal mistis seperti yang dituduhkan padanya. Ia hanya percaya pada Tuhan YME, di saat susah maupun senang.
"Jadi ya di sini Allah sangat sayang sama saya, dengan menguji keimanan saya, menguji pantaskah saya untuk bisa masuk surga karena kalau dibilang saya bertengkar dengan ibu, sebenarnya tidak," tuturnya.
Qory mengungkapkan lagi, dia juga tidak mau mengatakan kalau dirinya salah atau benar dalam hal perselisihan dengan sang ibu. Menurutnya, dengan melihat berita, masyarakat juga sudah tahu apa yang sebenarnya terjadi. "Saya ingin dihargai sebagai Qory Sandioriva," tukasnya.
Dara 19 tahun itu juga menegaskan, meski memakai jasa pengacara, dia tidak akan menuntut ibunya ke jalur hukum. "Sama sekali tidak, saya sangat sayang sekali pada ibu, saya rindu dengan ibu saya," tandasnya.
(eny/ich)











































