Qory seharusnya melakoni sesi pemotretan bersama salah satu majalah perempuan Indonesia. Namun agenda itu tiba-tiba dibatalkan perempuan yang dituding kabur dari rumah itu oleh ibunya.
"Nggak jadi, gagal (pemotretannya). Iya karena itu (ingin dijemput), karena banyak wartawan yang nunggu juga," kata kru pemotretanΒ Qory di lokasi pemorteran di Jalan Kartika Alam II No. 60, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Jumat (17/9/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak lama setelah Qory berlalu, rombongan Fariyawati datang. Ia menumpang mobil Avanza silver bernomor polisiΒ F 1424 F bersama salah seorang keluarganya. Meski sebelumnya Fariyawati menyatakan meminta polisi mengawalnya saat menjemput Qory, tapi saat ke lokasi tidak ada polisi yang mendampinginya.
Fariyawati sempat menunggui lokasi pemotretan itu selama beberapa saat. Namun akhirnyah setelah Qory tidak kunjung datang, ia pun pergi.
Fariyawati sangat ingin bertemu Qory yang tidak sungkem padanya saat lebaran. Ibu itu semakin mencemaskan Qory yang dianggapnya kabur gara-gara dihipnotis seorang pria berinisial R.
(ebi/iy)











































