"Saya kebanyakan menghabiskan waktu di mesjid, indah, bahagia, barokah, rahmatnya gede banget. Kalau nggak salat di masjid serasa ngeganjel banget," kata Saipul saat ditemui di Cafe Red and White, Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (1/9/2010) malam.
Lelaki kelahiran Serang, Banten, 31 Juli 1980 itu menuturkan kalau dirinya selalu menangis jika selesai menunaikan ibadah salat. Saipul menangis karena mengingat kesalahan-kesalahan yang pernah dibuatnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya ingin menjadi orang yang memaafkan, karena itu lebih baik, itu pahalanya lebih besar. Saya akan baik terhadap musuh saya, atau terhadap yang jahat terhadap saya," imbuhnya. (ich/iy)











































