Bantahan tersebut disampaikan pengacara Jupe, Habib Abdurrahman Asegaf, saat menggelar jumpa pers di 'Starbucks Cafe', Cibubur Junction, Jakarta Timur, Selasa (17/8/2010). Habib menggelar jupa pers tersebut juga bersama Jupe.
"Soal uang sudah keluar banyak, Jupe juga sudah keluar uang banyak. Jadi jangan main hitung-hitunganlah buat rakyat. Kalau untuk rakyat itu harus Lillahi Ta'ala. Jadi kalau mempermasalahkan sudah keluar uang banyak, berarti orang itu berbuat demi rakyat bukan karena Allah," kata Habib.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku hanya komunikasi lewat sms saja karena banyak pekerjaan jadi tidak bisa telepon. Saya ditanya sama orang-orang partai koalisi. Bahkan juga saya banyak dihubungi oleh orang-orang di luar partai koalisi saya. Saya jadi bingung dan saya rasa saya harus berkata jujur," jelas Jupe yang memakai pakaian muslim merah dalam jumpa pers tersebut.
Pengakuan Jupe justru berbanding terbalik dengan kesaksian Ketua Koalisi 8 Partai Politik Pendukung Jupe, Sutikno, saat dihubungi detikhot via ponselnya, Senin (16/8/2010) kemarin.
"Jupe itu satu-satunya calon yang tidak mengeluarkan uang sepeser pun. Tapi selama itu juga dia terus bersafari dan mendompleng namanya. Kerjaan pun terus datang, berapa uang yang sudah dia raup?" kata Sutikno.
(ebi/ebi)











































