Rieke: Jangan Salahkan Infotainment

Rieke: Jangan Salahkan Infotainment

- detikHot
Kamis, 15 Jul 2010 15:48 WIB
Rieke: Jangan Salahkan Infotainment
Jakarta - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) akan memasukkan infotainment dalam kategori tayangan yang tidak faktual. Namun Rieke Diah Pitaloka membela infotainment.

Politisi PDIP dan mantan artis itu mengatakan, seharusnya bukanΒ  infotainment yang disalahkan. Menurutnya, stasiun televisi yang menayangkan infotainment yang seharusnya bertanggung jawab.

"Infotainment tidak bisa disalahkan, sudah ada aturan yang mengatur seperti UU Penyiaran, UU Pornografi, Pornoaksi dan sebagainya," kata Rieke di kantor Komnas HAM, Jl Latuharhary, Jakarta, Kamis (15/7/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sayangnya, menurut perempuan yang dikenal dengan 'Oneng' lewat perannya di Bajaj Bajuri itu, yang tidak pernah dijalankan benar-benar adalah sanksi atas UU yang dilanggar itu. Misalnya masih ada saja stasiun TV yang menayangkan berita-berita yang vulgar.

"Saya merasa ini seperti mengarah ke kapitalisme, yang lebih mengutamakan wilayah bisnis yang tergantung akan rating," papar politisi PDIP ini.

Harusnya, menurut Rieke, seperti pada masa Orde Baru, hanya ada 1 stasiun TV yaitu TVRI. Saat itu, aturannya jelas, misalnya kalau artisnya memakai baju yang terbuka di bagian dada, juru kamera tidak boleh menyorot bagian yang terbuka tersebut.

"Hanya boleh mengambil gambar close up saja. Atau misal artis pakai rok mini, cameramen hanya boleh menyorot dari pinggang ke atas. Sudah ada UU yang mengatur," imbuhnya.

(anw/eny)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads