Hal tersebut diungkap rekan Cholik saat tergabung di Pelita Grup, Darus, saat ditemui di pemakaman Cholik di kawasan Cipinang, Jakarta Timur, Rabu (14/7/2010). Katanya, Cholik selalu terlihat riang gembira.
"Senang susahnya saya sudah bergaul dari tahun 80 bersama Cholik. Banyak senangnya, riang terus, nggak ada sedih-sedihnya. Selama di Pelita Grup, senang terus, ke mana-mana naik pesawat, dikawal, bertemu pejabat, dan menginap di hotel berbintang," kata Darus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pas saya lihat dia, kondisinya sudah begitu. Kenapa nggak kasih tahu, istri nggak bilang. (Disuruh Cholik) Jangan dikasih tahu. Selama 30 tahun nggak pernah sakit, begitu sakit langsung ambruk. Kayaknya mereka emang nggak mau kasih-kasih tahu," jelas Darus.
Pendapat berbeda diungkap personel Bagito, Didin. Menurut Dinin, Cholik merupakan seorang pelawak yang senang berbagi ilmu dan pengalaman.
"Beliau cukup andil untuk Bagito karena Bagito ini kan pelawak radio. Tapi untuk panggung dan tempat-tempat lain, kami tidak pengalaman. Makanya kami diajarkan untuk masuk ke klub. Karena waktu itu kalau pelawak sudah masuk ke klub malam itu hebat," jelas Didin.
(ebi/iy)











































