KPAI Ikut Terseret di Kasus Video Porno Ariel

KPAI Ikut Terseret di Kasus Video Porno Ariel

- detikHot
Rabu, 07 Jul 2010 18:57 WIB
KPAI Ikut Terseret di Kasus Video Porno Ariel
Jakarta - Komisi Perlindungan Anak Indonesia ikut terseret di kasus video porno Ariel, Luna Maya dan Cut Tari. KPAI dipanggil pihak Mabes Polri untuk dimintai pendapat soal dampak video porno Ariel terhadap anak-anak.

Ketua KPAI Hadi Supeno, datang ke Mabes Polri di Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (7/7/2010). Hadi dtemani Komisioner KPAI Abdul Ghafur dan seorang pengacara, Muhammad Joni.

"Tadi saya sudah dimintai keterangan, tapi saya belum di-BAP. Penyidik hanya akan merumuskan pendapat-pendapat kami. Kalau setelah ini kami dimintai pendapat lagi kami siap untuk menandatangani BAP," jelas Hadi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

KPAI mempunyai bukti bahwa anak-anak juga menjadi korban kehebohan video porno Ariel. Misalnya maraknya anak-anak yang menjadi korban pemerkosaan.

"Pertama, korban ketergantungan. Kedua, korban menjadi pelaku yang dipicu oleh materi pornografi karena banyak anak-anak yang mejadi korban perkosaan. Orang boleh tidak percaya karena video pornografi, banyak korban perkosaan," jelas Hadi.

Ada 40 kasus yang ada di meja KPAI terkait kasus tersebut. Namun angka tersebut masih bisa terus bertambah.

"Meskipun nggak selalu karena video Ariel. Kami bicara pornografi dalam konteks yang lebih luas karena KPAI tidak pernah tendensius itu disebabkan oleh video Ariel. Meskipun ada pelaku yang mengatakan melakukan tindak pornogrfi akibat menonton video Ariel, seperti di Banjarnegara, Sumedang, dan Makassar," papar Hadi.

(ebi/eny)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads