Cholik yang kini didiagnosa kena kanker hati menduga sakitnya gara-gara diet ketat yang dilakoninya tersebut. Dia berkisah, dulu berat badannya mencapai 105 kg. Saat itu ia pun keranjingan jogging. Baik siang ataupun malam ia tetap saja jogging.
"Mungkin karena olahraganya kuat, tapi nggak ada gizi yang masuk,"tutur Cholik saat ditemui detikhot di RSCM, Jalan Diponegoro, Jakarta, Rabu (30/6/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perut pelawak yang jaya pada era 1970-1980 an itu membesar karena penuh cairan. Sementara badan Kholik telah kurus kering beda jauh dengan penampilannya saat masih moncer.
Meski masih suka bercanda saat ditemui, Cholik seringkali tampak kesakitan sambil memegang perutnya yang besar. Pentolan Pelita Grup itu mengaku perutnya membesar sejak sebulan lalu. Ia bahkan kesulitan untuk buang air besar.
"Nggak bisa BAB sampai harus disedot. Sekarang sudah 2 kali dikeluarin cairannya," tutur Cholik.
Cholik dikenal sebagai pelawak dengan logat khas Tegal. Pentolan Pelita Grup ini mengalami masa jaya pada era 1970-1980-an. Namun setelah 1998, saat krisis moneter menimpa negeri ini, bintang Cholik mulai suram. Tidak ada lagi tawaran manggung yang datang sehingga membuat kehidupan keluarga Cholik serba kesusahan.
Dengan kondisinya yang serba berkesusahan, rumahnya hampir roboh dan mengandalkan bantuan tetangga untuk makan, Cholik pun sangat mencemaskan biaya rumah sakit yang akan membengkak untuk pengobatannya. Bila ada yang ingin memberi bantuan, bisa dikirim ke rekening Cholik yakni rekening BCA cabang Pegambiran dengan nomor 6310147263 atas nama Cholik Syahmari. (iy/eny)











































