Manajer Band Ariel Cs Konsultasi dengan Dewan Pers

Manajer Band Ariel Cs Konsultasi dengan Dewan Pers

- detikHot
Selasa, 15 Jun 2010 15:17 WIB
Manajer Band Ariel Cs Konsultasi dengan Dewan Pers
Jakarta - Manajer band Ariel cs, Budi Soeratman, mendatangi gedung Dewan Pers. Kunjungan itu untuk berkonsultasi terkait ekspose besar-besaran kasus video porno dan insiden pengrusakan kamera wartawan yang diduga dilakukan Ariel.

"Hanya mau berkonsultasi saja dengan Dewan Pers soal norma-norma, biar enak saja. Saya ke sini untuk bertanya sebagai orang awam ingin tahu mengenai Undang-Undang Pers, kode etik dan sebagainya," kata Budi ketika ditanyai wartawan di gedung Dewan Pers, Jl Kebon Sirih, Jakarta, Selasa (15/6/2010).

Budi mengatakan, konsultasi ini terkait dengan insiden pengrusakan kamera milik Zikrullah Syubi, kontributor Trans TV yang diduga dilakukan Ariel. Budi juga menganggap pemberitaan wartawan soal kasus video porno terlalu dibesar-besarkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Budi membantah jika sehabis konsultasi dengan Dewan Pers, pihaknya akan mengajukan keberatan atau melakukan langkah hukum tertentu.

"Nggak. Kurang kerjaan saja kalau begitu. Saya malah menyayangkan kalau wartawannya langsung lapor ke polisi (terkait insiden pengrusakan kamera)," kata Budi.

Budi datang sekitar pukul 12.00 WIB. Budi diterima Ketua Komisi Pengaduan Masyarakat dan Penegakan Etika Pers, Agus Sudibyo, di lantai 7 Gedung Dewan Pers. Pertemuan ini berlangsung sekitar setengah jam.

"Saya sekarang menjadi tahu bahwa sebaiknya pertama kali kalau setiap ada
permasalahan dengan pers harus ke Dewan Pers terlebih dahulu, karena Dewan Pers bertanggung jawab terhadap masalah yang berhubungan dengan wartawan," ungkap Budi.

Budi juga mengklarifikasi tentang tudingan Ariel sengaja merusak kamera wartawan.

"Di situ ada puluhan wartawan yang datang dan menggerubungi kita. Di saat itu ada beberapa yang menarik tangan Ariel dan Luna, ada dua kamera yang menekan wajah Ariel. Ariel merasa kesakitan, tapi yang dimaksud Ariel bukan gimana-gimana, tapi hanya menepis, dengan memegang dan mendorong ke bawah," jelasnya. (gun/iy)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads