Wakil Ketua KPI Nina Armando mengaku sudah mendapatkan banyak SMS pengaduan terkait penayangan video tersebut. "Banyak pengaduan melalui SMS kepada saya, sejak Sabtu pagi," jelas Nina saat dihubungi detikhot melalui telepon Senin (7/6/2010).
Pengaduan tersebut menurut Nina tidak ada yang mengatasnamakan fans Luna ataupun Ariel. "Keluhannya datang dari anggota masyarakat biasa yang merasa terganggu tayangan semacam itu ditampilkan," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam waktu dekat harus kami respon karena potensi masalahnya besar. Mereka menampilkan sesuatu yang tidak tepat," urainya.
Nina berharap infotainment tidak menanyangkan video porno mirip Luna dan Ariel yang kini beredar di internet. Apalagi yang sering terjadi adalah meski sudah diburamkan, adegan syur itu masih terlihat.
(eny/eny)











































