"Mungkin tindakan aku merugikan banyak orang. Aku hanya melakukan tindakan anak umur 16 tahun yang labil," ujar Arumi dalam jumpa pers di Restoran Tanah Lot, Jl Ampera, Jakarta Selatan, Jumat (21/5/2010).
Arumi mengakui kesalahan atas tindakannya pergi dari rumah tanpa izin. Arumi sempat menyambangi kantor polisi dan kemudian tinggal di panti penampungan anak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya mungkin kejadian yang kemarin itu gejolak anak muda," jelas Arumi.
(yla/yla)











































