Rabu (17/3/2010), Venna mengadakan aksi sosial di Bantar Gebang. Sekitar 30 anak menyambut Vena dengan menyanyikan lagu nasional 'Dari Sabang Sampai Merauke', 'Indonesia Raya' dan 'Bagimu Negeri'. Venna yang saat itu berpakaian ruffle blouse orange dan blazer hitam juga membagikan peralatan sekolah kepada anak-anak yang bersekolah di sekolah informal, Sekolah Kampung Sampah.
Di dalam sekolah itu, Venna bercerita masa kecilnya di depan anak-anak berusia sekitar empat sampai 13 tahun. Vena pun mengungkapkan kalau kehidupannya tak kalah pahit dengan anak-anak di sana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekolah Kampung Sampah terletak tepat di tengah-tengah tumpukan sampah Bantar Gebang. Bangunan sekolah itu pun terlihat sangat sederhana. Fasilitasnya juga terbatas, belum terdapat meja dan kursi untuk mendukung proses belajar. bahkan, saat berdialog dengan warga sekitar, Venna duduk di lantai.
Venna mengaku ke sana bukan karena tugas, melainkan keinginannya sendiri. Namun, ia berjanji akan membantu masyarakat di sana.
"Saya akan melaporkan langsung dan memberikan gambaran di rapat dengar pendapat dengan Menteri Pendidikan dan anggota yang lainnya," kata ibu dua anak itu sambil memangku seorang anak perempuan berusia lima tahun.
(ebi/hkm)











































