"Sewaktu saya berhenti merokok dan beralih ke permen khusus pecandu nikotin, saya malah mimpi buruk. Saya dibunuh, saya dibantai di mimpi saya itu," ujarnya seperti yang dimuat di Female First, Rabu (17/2/2010).
Selain mimpi buruk, pemain film 'Body of Lies' itu juga merasa mudah kesal. Hal-hal sepele tak jarang membuatnya naik pitam. Beruntung bagi DiCaprio kalau emosinya tidak pernah berujung kepada tindak kekerasan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pacar model Bar Rafaelli itu tak tahu mengapa usai berhenti merokok, emosinya cepat meletup-letup. Padahal ia hanya baru beberapa hari berhenti merokok.
DiCaprio menjelaskan kalau ia memang senang merokok untuk menghilangkan ketegangan dan kelelahan, terutama ketika syuting film. Bir atau minuman keras lainnya biasanya menjadi teman DiCaprio kala menghisap rokok.
"Saya kadang-kadang juga minum-minum. Itu membuat ku merasa santai dan fokus. Apalagi jika dilakukannya bersama teman-teman, seru sekali," pungkasnya.
(fjr/eny)











































