"Angka 7 itu luar biasa. Hidup seminggu 7 hari, tawaf juga 7 putran, Insya Allah anaknya 7," ujar Bedu seraya tertawa saat ditemui di kediaman mempelai perempuan di Jl. Kemuning, Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (7/2/2010).
Untuk mempersiapkan mas kawinnya yaitu uang Rp 7, Bedu mengaku tidak kesulitan. "Kebetulan omnya Anggin orang lama yang masih nyimpen uang Rp 7, jadi syukurlah," tutur Bedu lagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bulannya 7, Juli 2009. Tujuh bulan itu waktu yang lama," tutur Anggi.
Bedu bersyukur tujuh bulan lalu dipertemukan dengan Anggi. Di usianya yang sudah kepala tiga, ia memang ingin menjadi seorang suami.
(eny/eny)











































